Jalal melihatnya dan memberitahu Jodha “
kita tdak menundukkan kepala saat berrdoa, tapi kita mengangkat kepala kita” Jodha
menurunkan tangannya , Jalal melanjutkan ucapannya “ tapi, kau boleh melakukan
sesuai keinginanmu, jk kau tak mau berdoa, aku tidak keberatan. “
Dengan lembut Jodha menjawab “aku ingin
berdoa yang mulia, aku sering mendengar tentang tempat ini. semua orang dr
agama yg berbeda datang ke tempat ini, aku dengar Gareeb Nawas adalah hamba
Tuhan yg setia. dialah yg terkuat dr Raja yg ada di dunia ini. namun dia maha
pengampun, dia menolong semua orang tanpa membedakan umur, status social
ataupun tindak kejahatan yg pernah di lakukan. dia menyampaikan pesan damai dan
keharmonisan pd semua orang. bgaimana mungkin aku tdk berdoa di makam seseorang
yg berbudi luhur dan luar biasa? dan aku yakin apapun doa ku akan di kabulkan
jk aku berdoa di sini”
Pemuka agama memuji Jodha, ia berkata
“pemikiranmu akan membantumu mencapai tujuanmu, aku yakin Tuhan akan mengabulkan
doa mu” ,
Jodha melihat cara Jalal berdoa dan meniru
nya, Jalal melirik Jodha yg sdang memejamkan mata berdoa.
Setelah selesai Jalal-Jodha berdiri di
bawah selembar kain yg di pegangi oleh para pemuka agama. mereka mulai
mendoakan Jalal-Jodha “ Raja Jalalludin, Ratu Jodha. semoga arwah Gareeb Nawas
memberkati kalian. semoga kalian selalu hidup bahagia selamanya. semoga cinta
kalian membawa kebahagian bgi semua orang” Jalal melirik Jodha
“dan semoga kerajaan mughal segera
mendapatkan ahli waris. persatuan kalian akan di jadikan contoh bgi semua orang
untuk selamanya. “
[Suara Jalal bercerita :” saat itu kami
kira dia mengatakan hal itu krna dia tidak tahu suara yg sebenarnya. tapi kami
tidak tahu kalau Tuhan mendengar doa nya, perjalanan kami tidak berakhir di
Ajmer Sharif, malah sebaliknya perjalanan kami di mulai dari Ajmer Sharif”]
Jalal mengambil sesuatu dan menyuruh Jodha
memakannya, kemudian mereka mengikatkan benang di jendela dan berdoa.
Jodha berrkata dlm hati :” sang Raja
merenggut segalanya dariku, Gareeb nawas. tunjukkanlah cara untuk memberinya
pelajaran “
Jalal menanyakan apa yg doa Jodha? Jodha
menjawab jk seseorang tdak boleh memberitahu orang lain apa doa nya, sebab doa
nya bs tdak terwujud. sambil melirik Jodha Jalal berkata, jk Jodha bertanya
padanya, ia pasti akan memberitahu Jodha. Jodha bertanya :”apa?”
Jalal menjawab :” aku tidak berdoa apa pun
untuk diriku, banyak yg telah aku rebut darimu. maka aku berdoa pd Tuhan agar
mengabulkan keinginannmu, ini kunjungan pertamamu ke ajmer sharif, semoga doa
mu di kabulkan.”
Jodha menhjawab “meskipun aku berdoa kepada
Tuhan agar doa ku di kabulkan, aku senang kau berdoa pd Tuhan agar doaku di
kabulkan”
malam nya Jalal dan Jodha di hibur para
santri dengan nyanyian dan tarian,
[suara Jodha bercerita :” untuk pertama
kali nya aku melihat suara diri mu yg lain, aku melihat Cinta mu sangat besar
kepada Tuhan, kau bilang kau tdak punya hati, untuk pertama kali nya aku
mendengar suara detak jantung pada diri mu, aku terkejut melihat sisi lain diri
mu]
Jalal terlihat sangat menikmati nyanyian
mereka, Jodha terkejut melihat Jalal berdiri, ia ikut menari
[suara Jodha:”untuk pertama kali nya aku
melihat sedikit rasa kemanusian pd diri Raja, aku melihatmu memuja Sang
Pencipta alam semesta, walau semua orang mengira kau sangat kejam , aku bs
melihat kau tdak sekejam yg kau katakan”
suara Jalal menjawab :” itu terjadi saat
seseorang menjadi dekat dngan Tuhan, saat itu aku merasa dekat dengan Tuhan di
banding sebelumnya, sejenak aku lupa kalau aku adalah raj dr keRajaan mughal.
itulah sebab nya orang berkata, jk ingin mendapatkan ketenangan, berdoalah pada
Tuhan. aku lupa segalanya, aku terlena pd pujian Tuhan”]
malam nya, tenda2 sudah di dirikan, athgah
shah melihat Jalal memegang senapan, “maaf yang mulia, mengapa anda membawa
senapan? apa semua baik2 saja?” Jalal meminta athgah khan agar tidak khawatir, Jalal
memberitahu jk besok pagi ia akan berburu dngan Jodha. athgah menjawab ia akan
mempersiapkan segalanya dan akan menemani Jalal berburu. Jalal menolak, athgah
mengingatkan Jalal jk hutan itu banyak harimau. namun Jalal tetap kukuh, ia
hanya akan berburu berdua dngan Jodha.

pagi harinya, Jalal sedang mempersiapkan
senapan, Jodha mengikuti, Jodha berkata ia tidak terima, mereka datang untuk
berziarah, ia tdak bs menyaksikan Jalal memburu binatang tdak berdosa. Jalal
menjawab jk berburu adalah kegemarannya, dan Jodha tdak bs menghentikannya. jk
mau, Jodha boleh ikut berburu, Jalal telah mendengar kemampuan memanah Jodha. Jodha
menjawab, “dalam budayaku, kami tidak menikmati membunuh hewan yg tdak berdosa
“ Jalal bertanya :”kenapa, apakah tdak ada pemburu di keRajaanmu? jangan lupa,
jk aku tidak menyelamatkanmu, ular itu akan membunuhmu. untuk bertahan hidup,
makhluk hidup harus saling membunuh. “ Jodha menjawab jk ini bkan tentang
menyelamatkan kehidupan, Jalal melakukannya untuk bersenang2 . Jalal mencoba
senapannya, Jodha menutup telinga mendengar suara letusannya .




Jalal dan Jodha berjalan di hutan, Jalal
bertanya “apakah kau takkan bicara denganku? “ dengan ketus Jodha menjawab
:”aku belum pernah bertemu dngan orang yg sadis seperti diri mu. kau tahu aku
tidak setuju dngan ini, namun aku tetap menemani mu berburu. dan skrg kau ingin
aku menghiburmu dngan berbicara” Jalal berkata cukup, sudah cukup Jodha
berbicara. Jodha bertanya apa yg akan di lakukan Jalal? dengan sinis Jalal
menjawab, melakukan apa yg harus di lakukan seorang Raja saat berada di hutan,
berburu. Jodha berkata ia tdak akan membiarkannya, Jalal bertanya bgaimana cara
Jodha menghentikannya? Jodha berkata ia akan melakukan seperrti yg dia lakukan
terhadap rusa dulu ( Jalal dan Ruqaiya berburu rusa, namun Jodha menyelamatkan
rusa dngan membuat asap) Jodha berkata ia tdak menentang Ruqaiya, hanya
menyelamatkan hewan tak berdosa.. Jalal mengatakan hewan2 akan merasa senang
mengorbankan dirinya untuk Raja. Jodha kemudian menghina Jalal :” dan aku akan
sangat menderita melihat hewan itu di bunuh oleh hewan yg lain” Jalal menjawab
jk senapanlah yg akan memutuskan siapa mangsa siapa pemburu. hewan2 mulai ribut
dan berpencar, Jalal berkata itu menandakan ada harimau mendekat.

