Shi Woo menarik Se Na sehingga wajah mereka begitu dekat saat Se Na menyerahkan penanya. Dan tanpa mereka berdua sadari, ada seseorang yang mengabadikan momen tersebut.
Shi Woo mengatakan bahwa ia bingung dengan apa yang ia rasakan sekarang. Se Na menanyakan, “Apa mungkin, kau menyukaiku?” Shi Woo balik bertanya, “Apa aku tidak diizinkan untuk itu?” Shi Woo tak mau memperpanjang masalah tersebut, ia berterima kasih karena Se Na sudah mau datang dan ia juga mengatakan bahwa ia akan menemui Se Na setelah ia keluar dari rumah sakit.
Hae Yoon bersama Hyun Wook yang merasa menyesal dengan kejadian yang ada. Entah apa yang terjadi jika yang dinyanyikan Shi Woo adalah lagunya Se Na. Hyun Wook bangkit dan pergi untuk membatalkan semua jadwal Shi Woo.
Setelah Hyun Wook pergi, seseorang menghubungi Hae Yoon dan Hae Yoon merasa tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh orang tersebut.
Bul Gob merasa sedih dengan seua yang terjadi. Selama 5 tahun ia disana, tak ada masalah yang terjadi. Ia begitu sedih, setelah Hyun Wook masuk sebagai Presdir, banyak masalah yang mengiringinya.
Se Na pergi ke atap dan menemukan Hyun Wook disana. Hyun Wook hendak berbalik, namun Se Na melarangnya, “Kau bilang itu bukan Yoon Se Na. Saat ada masalah, aku selalu sendirian. Semuanya menjadi lebih sulit karena aku sendirian. Tapi setelah aku bertemu denganmu, aku tidak merasakan itu lagi. Aku mendapat banyak kekuatan dengan mempunya seseorang yang bisa berbagi kebahagiaan dan kesengsaraan. Aku berharap kau merasakan hal yang sama. Kuharap aku bisa memberimu kekuatan juga. Jangan lupa ada seseorang yang selalu medukungmu. Orang itu adalah... aku."
Se Na menatap Hyun Wook yang tak berbalik padanya. Saat ia hendak melangkah pergi, Hyun Wook melarangnya. Hae Yoon yang datang membawa 2 minuman, langsung meninggalkan tempat itu dengan menahan kesedihannya.
Hyun Wook menyuruh Se Na berhitung hingga sepuluh. Setelah Se Na menyelesaikan hitungannya, Hyun Wook mengatakan bahwa ia sudah merasa lebih baik.
Se Na berjalan sambil terus tersenyum. Namun senyumnya pudar saat melihat Hae Yoon ada dihadapannya.
Hae Yoon membawa Se Na ke ruangannya. Hae Yoon menyuruh Se Na untuk keluar dari ANA. Se Na ingin tahu alasannya. Namun Hae Yoon mengatakan bahwa Se Na seharusnya tidak perlu tahu apa alasannya, karena akan membuat Se Na terkejut.
Tim Manajemen ANA kembali rapat. Hyun Wook memerintahkan segera membentuk boy band dan menyiapkan comeback Ra Eum.
Setelah semua pergi, Hae Yoon ingin mengatakan sesuatu pada Hyun Wook. Ia memberitahukan bahwa ia telah memecat Se Na dan menunjukkan foto Se Na dan Shi Woo yang seperti hendak ciuman saat di rumah sakit.
Hyun Wook mengatakan bahwa tidak seharusnya Hae Yoon melakukan hal tersebut, semua itu hanyalah salah faham dan dapat diselesaikan dengan baik-baik.
Hae Yoon kesal, “Mengapa kau membelanya. Apa alasanmu melakukannya. Apakah karena Se Na menyukaimu? Tidak, apa karena kau menyukainya? Kau tidak bisa melakukan hal itu. Kau tidak bisa mencintai Yoon Se Na. Karena ia adalah adik Soo Eun.”
Hyun Wook bergegas ke rumah Se Na. Ia menggedor-gedor pintu rumah Se Na namun tak ada yang membukakannya. Ia mencoba menghubungi Se Na, namun Se Na tak menjawabnya.
Ia frustasi dan berbalik pergi. Saat dalam langkahnya, ia berpapasan dengan Se Na. Hyun Wook hendak menghampiri Se Na, namun Se Na justru melangkah ke belakang tak ingin mendnegarkan apapun dari Hyun Wook.
Komentar:
Hyun Wook sadar bahwa ia tidak boleh jatuh cinta dengan Se Na. Namun siapa yang bisa mengendalikan perasaan, sekeras apapun Hyun Wook mencoba tak memikirkan Se Na, pada akhirnya ia juga akan terus memikirkan Se Na.
Hampir setiap tokoh dalam drama ini adalah orang-orang yang kesepian dan menderita di masa lalunya. Entah kapan kesulitan dalam hidup mereka berakhir.
Dan entah mengapa, aku merasa cerita dalam drama ini terlalu monoton dan terkesan lambat. Ini sudah sampai episode 9 namun Se Na belum juga mengetahui kebenarannya.