jalal telah sampai di kamar maham, maham tersenyum menyambut nya. jalal langsung bertanya :”bibi, kau ingat surat ratu jodha yg kau bacakan untukku? “ maham berrpaling membelakangi jalal, ia dalam hatinya ia menjawab :’ tentu jalal. bagaimana mungkin aku bisa lupa? aku menggunakan surat itu untuk memisahkan kalian berdua”
maham berbalik, pada jalal ia berkata :” aku ingat, jalal. tapi kenapa kau memikirkan surat itu sekarang? kau yakin sudah bacakan semua kata yg tertulis di situ? maksudku..”
maham memasang wajah terhina :” apa maksud mu, jalal? tentu aku sudah bacakan semua yg tertulis di situ, kau tidak percaya padaku? aku masih menyimpan surat itu” maham mengubek-ubek peti yg ada di depannya untuk mencari surat jodha, ia menggerutu :’ untuk apa aku mengubah isi surat ratu jodha? apa untungnya bagi ku?” maham menemukan surat yg di carinya, ia menggertak :’ ini suratnya, kau bisa suruh orang lain untuk membacanya agar kau puas.”
jalal :” tidak perlu. aku percaya padamu. kenapa ratu jodha menolak mengakui apa yg dia tulis”
maham sok sedih :’ itu krna kau lebih mempercayai ratu jodha daripada aku. kau sangat mempercayainya, sampai kau meragukan aku. mungkin saja ratu jodha membuat kesalahan saat menulis surat ini. atau, maafkan aku karena mengatakan ini. mungkin saja dia ingin balas dendam pada mu. tidak jalal, bawa surat ini ke orang lain, dan suruh dia membacakannya” jalal mengambil surat yg di serahkan maham lalu merobeknya, “ aku sudah bilang iu tidak perlu. tapi..”
maham :” tidak ada kalau dan tapi, hal seperti itu tidak perrlu di pikirkan oleh seorang raja. kau terlihat sangat kesal, sedikit hiburan mungkin akan membuatmu merasa sedikit lebih baik. atas ijin ibu ratu, ramtanu pandey akan tampil lagi, kau harus siap-siap menghadiri perrtunjukan itu”
jalal :” aku sedang tidak ingin menghadirinya”
maham membujuk :” kau adalah raja, jalal. kadang, raja harus melakukan sesuatu yg tidak sesuai dengan keinginannya. boleh aku mengatakan sesuatu? hari ini kau punya alasan khusus untuk menghadiri perrtunjukan itu”
jalal tertarik mendengarnya, :’ apa itu?”
maham :’ aku bawa hadiah istimewa untuk mu. kau akan merasa bangga membawa nya bersama mu. kau mau melihatnya?”
maham berjalan ke dalam, ia berhenti di depan kurungan besar, ia membuka tirai penutupnya. jalal terpana melihatnya.
maham berkata, :’ katakan jalal, bukan kah ini hadiah yg unik? bawalah ini ke sidang bersama mu” pertama kalinya untuk hari ini jalal tersenyum.
setelah jalal pergi, resham bertanya :’ nyonya, aku sudah lama ingin tahu, beritahulah aku. kenapa kau tersenyum?”
maham :’ setiap kali musuhku ddalam masalah, itu akan memberi ku alasan untuk tersenyum. ratu jodha akan segera menyadari status dia di istana ini. hari ini impian ratu jodha akan hanccur, dan impian ku akan terwujud.
malam harinya di rruang sidang, para ratu duduk di tempatnya masing-masing. ratu-ratu rendahan yg tempat duduknya di belakang mengeluh krna ramtanu belum datang, ratu yg lain menjawab ramtanu adalah seorang seniman, jd ia bs datang kapan pun dia mau. javeda kembali nyeletuk :’ aku sudah memakai pakaian biru, sapai kapan dia akan membuat kita menunggu?”
akhirnya ramtanu datang jg, :” salam ku untuk semua ratu yg ada di sini” semua ratu membalas salam ramtanu.
ramtanu :” sebelum aku tampil di depan kalian semua, aku ingin bertanya mengapa aku harus bernyanyi untuk kalian? “
hamida berdiri “ aku ingin menjawab pertanyaan mu” ramtanu mengangguk
hamida lalu berrkata :” ada sihir dalam suara mu, warna warni kebudayaan Hindustan ada dalam musik mu. mirip seperrti itu, wanita dari seluruh Hindustan adalah bagian dari harem ini. semua agama, status dan kebudayaan ada disini. kau mengatakan kalau musikmu akan menyatukan orang-orang. aku ingin musikmu menyatukan semua orang disini yg berasal dr agama dan kebudayaan yg berbeda” semua ratu memuji jawaban hamida, tansen pun tersenyum mendengarnya. hamida meneruskan “di sini ada ratu rajput”
ramtanu :”salam untuk ratu jodha“ jodha tersenyum membalas salam ramtanu
penjaga mengumumkan kedatangan jalal, semua ratu berdiri memberi salam. jalal memberi tanda agar mereka duduk kembali, jalal mengumumkan :” hari ini, di acara pertunjukan ini, aku ingin kepala istri ku, ratu ruqaiya untuk duduk ke depan dan duduk bersama ku “ [www.facebook.com/akdhalover]
ruqaiya sangat senang mendengarnya, ia menoleh sekilas pada jodha sebelum berjalan ke depan. setelah sampai, ia memberi salam pd jalal sebelum duduk. jodha tertunduk melihatnya. jalal mengumumkan :’ dan di sampingku yg lain, aku ingin..”
hamida senang krna mengira jodha lah yg akan di pilih. jodha sudah berdiri krna mengira dirinya yg di pilih. tapi ternyata bukan.. jalal begitu puas krna sudah dapat mempermalukan jodha. hamida dan salima kecewa mendengarnya.
di sekitar kurungan besar di terangi cahaya, sehingga siluet perempuan menari terlihat dr balik tirai yg menutupi nya. penjaga membuka tirai penutupnya, keluarlah seorang wanita. orang-orang yg melihatnya baik pria maupun wanita ternganga saking kagum nya. perempuan tsb memasuki ruang sidang, para ratu terkagum-kagum melihanya. maham dan ruqaiya tersenyum puas. perempuan itu memakai pakaian kuning yg begitu transparan, namun wajahnya di tutupi cadar ia di temani pelayannya yg bertubuh pendek. jodha melihat anita itu, pakaiannya sangat minim, hanya memakai penutup dada dan selendang di kepalanya , perut nya terlihat terbuka. jalal menantikan nya dengan wajah tersenyum. setelah sampai di depan ramtanu, perempuan tsb membuka cadarnya, wajah nya memakai riasan tebal dengan lipstick merah menyala.
wanita tsb memberi salam pd jalal, jalal membalasnya. jalal berkata :’ biasanya, ratu spesial ku yg duduk di sebelah ku. tapi kali ini untuk pertama kalinya aku ingin hadiah spesial ku yg duduk di sebelah ku” hamida menggelengkan kepala nya krna kecewa akan tindakan jalal. jodha kembali ke tempat duduknya dengan kepala tertunduk.
ramtanu begitu terpana akan kecantikan wanita itu, hingga jalal menegurnya :” ada apa tuan? apa dia begitu cantik hingga kau tidak bs memalingkan mata mu dari nya?” ramtanu tersentak kaget mendengar teguran jalal. [sinopsis by hime]
ramtanu menjawab :” itu tidak di ragukan lg, perhatian ku teralihkan. aku kehilangan focus ps musik ku, tapi itu..” ramtanu terrdiam sejenak sebelum menyambung kalimat nya “ tapi itu hanya sementara. aku akan tampil hari ini, untuk wanita cantik, yg belum pernah ku lihat wanita mana pun secantik dia”
jalal memanggil wanita itu, maham lalu memperkenalkan nama wanita itu, “ yang mulia, namanya adalah Benazir. dia adalah pelayan spesial di harem abu mali.” [m.facebook.com/akdhalover]
jalal tersenyum :” kemarilah, duduk di sebelahku.” jodha benar-benar kecewa dan sakit hati melihatnya. jalal menyuruh ramtanu mulai bernyanyi. ramtanu menyanyikan lagu pujian untuk Benazir. jalal tersenyum bangga pada Benazir saat melihat kekecewaan jodha. ruqaiya tersenyum, dalam hatinya :’ kemarin ada badai, tapi hari ini pun tidak jauh beda. jalal bukannya menatap Benazir, ia malah terus melihat jodha, ia begitu senang melihat kegelisahan jodha, ia lalu memanggil maham dan berbisik di telinganya.
maham mendekati jodha yg gemetar menahan dongkol, maham berkata pelan di telinga jodha, :’ ratu jodha, aku ada pesan untuk mu, boleh aku sampaikan atau..” jodha mengusap air matanya :” silahkan” www.facebook,com/akdhalover
maham :” baiklah. yang mulia telah memerrintahkan kau agar meninggalkan pertunjukkan ini” jodha terkejut mendengarnya, ia mendongak untuk menatap maham. maham mengulangi ucapannya, ia menatap tajam jodha :” yang mulia tidak ingin kau ada di pertunjukkan ini” jodha begitu sedih, ia melihat kea rah jaal yg tersenyum puas. ruqaiya pun menoleh melihat senyum jalal