Jalal sedang berpikir sambil berjalan, ia sampai di depan timbangan “ apa yg harus aku lakukan? aku berada dalam situasi yg sangat sulit. di satu sisi aku harus memikirkan keluhan Ratu Jodha, di sisi lain aku harus menghindari jebakan Adham Khan” Jalal berdiri diam memikirkan semua nya. ia membayangkan Ruqaiya duduk di sisi tmbangan 1 dan dirinya di sisi timbangan yg lain. Jalal kemudian memalingkan wajah membuyarkan khayalannya. Jodha datang mendekat, tanpa menoleh jalal bertanya “ ada yg ingin kau sampaikan ratu jodha” jodha hanya diam saja. ia berdiri di sebelah jalal. jalal berkata :” bicaralah, aku akan mendengarkan pendapatmu” jodha tetap diam, hanya memandangi timbangan di depannya. jalal kemudian menoleh untuk melihat jodha, ia kembali memaksa :” ada apa? bicaralah”
jodha akhirnya berkata “ kau membuat hubungan mu dan ruqaiya terancam. bukankah kau sudah berjanji tidak akan mengorbankan hubungan pernikahan mu? “
Jalal :” aku mengerti maksud mu”
Jodha :” lalu mengapa kau mengorbankan hubungan mu dengan Ratu Ruqaiya? Ratu Ruqaiya sangat mencintaimu, dan Kau tahu itu. Kau ingin yg terbaik untuk rakyat, tapi kau mengorbankan hubungan mu dengan Ratu Ruqaiya. kau tidak boleh terjebak dalam rencana Adham Khan. Kau harus adil. Ratu Ruqaiya tidak bersalah” [by hime]
jalal :’ kau benar Ratu Jodha. Aku menyamar ke rumah Tasneem, dan aku tahu keadaan yg sebenarnya seperti apa. Dia di paksa menikah agar orang tuanya mendapatkan sesuatu. Aku tidak bs membiarkan ini trjadi. Dia di paksa untuk menikahi Adham Khan.”
Jodha agak senang mendengarnya :” kalau begitu, semuanya sudah jelas. kau bs menghukum Adham Khan. Adham Khan tidak boleh lolos dari hukuman”
Jalal menatap Jodha :” bukan hanya itu, saat menyamar aku melihat sebuah pernikahan. aku melihat seorang gadis kecil yg menikah dengan pria yg jauh lebih tua. Oleh karena itu, aku ingin memberikan cntoh pada rakyat. aku tidak bisa membiarkan ini terjadi. kau bilang yg kaya selalu mendapatkan keinginannya, dan yg miskin hanya bs pasrah. Wanita di perlakukan seperti barang, orang yg berkuasa bs membeli semua yg di inginkannya. Bukankah itu yg kau katakan?”
Jodha :’ tapi bukan berarti kau mengabaikan Ratu Ruqaiya . Dia sangat menyayangi mu”
Jalal :’ aku tahu itu, Ratu Jodha. tapi aku harus mengutamakan kepentingan rakyat. Ratu Jodha, bukankah kau menikah untuk menyelamatkan bangsa mu? mengapa wanita selalu harus membuat pengorbanan? bukankah Tasneem melakukan ini utnuk menyelamatkan keluarganya? mengapa hal ini terus terulang?”
jodha :” aku tidak bs menjawab pertanyaan mu Yang Mulia. kami para wanita hanya melakukan yg terbaik demi orang yg kami cintai. itulah sebabnya kami melakukan penngorbanan”
jalal :” kalau begitu pengorbanan yg kau lakukan memiliki arti yg sama. kalau begitu aku harus mengubah tradisi yg ada. Aku akan melakukan apa pun untuk melakukannya. aku tidak ingin wanita di perlakukan seperti itu. karena itu aku harus membuat peraturan yg baru . aku harus merubah tradisi yg sudah berlangsung lama, krna ini berkaitan dngan kesejahteraan kerajaan ku. aku tidak mau ini terulang kembali. Baik dia Adham Khan atau pun Jalalludin. Kau telah berkorban dengan menikah dengan ku. aku tidak ingin melihat kejadian seperti itu lagi. Mengapa kau terkejut? semua orang akan melakukan apapun demi keluarganya. Ratu Jodha, mengapa mereka melakukannya? apakah kau tahu jawabannya?”
jodha :” aku tidak bs menjawab pertanyaan mu. Tapi Ratu Ruqaiya sangat mencintaimu. Jika kau memberikan keadilan untuk Tasneem, maka kau jg harus adil pd Ratu Ruqaiya. Ratu Ruqaiya sudah banyak membantu mu. jangan sampai kau melupakannya hanya untuk dapat mencapai tujuan mu. kau tidak boleh mengecewakannya” jodha berbalik lalu melangkah pergi.
para Ratu rendahan sedang berkumpul, hoshiyar sedang lewat saat salah seorang ratu berkata “ Sepertinya sebentar lg kau tidak akan punya tuan, karena sebentar lg Ratu Ruqaiya tidak menjadi ratu lg” Hoshiyar menunduk kesal, ratu yg lain menimpali “Ratu Ruqaiya pasti sedang sedih” Resham yg ternyata berdiri di balik para ratu tersenyum sinis. hoshiyar marah, “ jangan sembarangan! raja sangat menyayangi Ratu Ruqaiya. semuanya akan baik-baik saja, kalian lihat saja nanti” oshiyar lalu pergi dengan perasaan dongkol. para ratu menertawakannya. seorang ratu berkata :” dia kesal sekali”
resham menjawab :’ tentu saja, saat ini raja sedang memikirkan keputusan untuk Ratu Ruqaiya . siapa yg tidak pusing dengan itu?” para ratu kembali tertawa terbahak2
Ratu hamida sedang berusaha membujuk Jalal, :” aku ingin kau pikirkan dengan baik, jalal. kau tidak boleh mengorbankan Ratu Ruqaiya demi menegakkan keadilan. dia bukan saja menantu ku, tapi di jg putri ku. aku mohon agar kau menjaga hubungan ini. aku tidak mau peristiwa seperrti Bhaksi banu terulang lg. peristiwa bhaksi banu sudah membuatmu terpukul, aku tidak ingin terulang lg. au boleh menghukum Adham khan, tp jangan sampai mengorbankan Ruqaiya”
jalal :” ibu, aku berjanji tidak akan melupakan hubungan ini, aku akan membuat keputusan yg adil. aku ingin ibu percaya padaku. aku akan selalu menjaga Ratu Ruqaiya” jalal memberi salam, lalu pergi
Ruqaiya sedang menghisap Hookah di kamarnya, ia sangat kesal saat mengingat kejadian di persidangan. maham datang untuk menghasut “ salam Ratu Ruqaiya. aku turut prihatin atas kejadian yg menimpa mu. aku tahu kau pasti kecewa “
Ruqaiya berkata dengan ketus “ jangan berpura-pura, maham Anga. aku tahu kau membantu Adham melakukan ini”
Maham mengelak,” Ratu Ruqaiya, aku sama sekali tidak ingin ini terjadi. Adham Khan hanya korban”
Ruqaiya :” apakah aku harus mempercayai mu?”
Maham :” Pikirkanlah! semua ini sudah di rencanakan. Jodha yg mengadu pada Jalal, hingga Adham mengatakan hal seperti itu. dialah dalangnya” Ruqaiya mulai terhasut
maham meneruskan “ Ratu Jodha ingiin mendekati Jalal.”
Ruqaiya “ kau pikir aku bodoh? Adham Khan yg melakukan kesalahan dan menghina ku. kau pikir aku akan percaya pd ucapan mu begitu saja?” [by hime]
maham :” mengapa kau panik, Ratu Ruqaiya? apakah kau takut akan di ceraikan krna masalah ini? benarkah begitu?”
Ruqaiya :” aku tidak takut pd siapapun, raja mencintaiku. raja akan melindungi ku. dia akan memberikan hukuman yg adil. putramu akan mendapatkan hukuman yg setimpal”
Maham :’ aku tdak bermaksud apapun, Adham Khan sudah menjalani persidangan. apakah menurutmu ini salahnya? Adham Khan jg korban dr ketidakadilan ini. kau harus mengkhawatirkan kedudukan mu di sini. Bagaimana jk memang ada yg ingin merampas kedudukanmu?” ruqaiya mulai berkaca-kaca
maham terus menghasut :”pikirkanlah! ratu jodha! dia sudah merencanakan semua ini. dia tidak akan melewatkan kesempatan ini. jika kau menyadari, kedudukan mu saat ini sedang terancam. waspadalah terhadap ratu jodha. karena dia sudah merencanakan semua ini” [by hime]
maham mengambil gelas yg sudah berisi air, ia mencelupkan telunjuknya lalu mengangkatnya kembali. air menetes dr jari nya, ruqaiya bertanya :” apa yg sedang kau lakukan?”
bukannya menjawab, maham malah mencelupkan lg jari nya berulang-ulang. ia berkata :” kau paham? dia sedang meracuni pikiran jalal. jalal akan terus mendengarkan saran RAtu Jodha. jika ia sudah berhasil, tidak ada seorang pun yg akan bs menyentuh nya. dia akan merebut kedudukan mu dan berkuasa. sebaiknya kau pikirkan dengan baik. cepat atau lambat kau akan tahu, sebab jalal sudah mulai menyukainya. saat itu terjadi, kau tidak akan bs berbuat apapun. sebaiknya kau memikirkan kedudukan mu yg sedang terancam. kuharap kau akan segera menyadarinya. kau akan lihat maksud dia yg sebenarnya. setelah dia menguasai jalal” Ruqaiya mulai terpengaruh, ia mempercayai ucapan maham. maham yg merasa puas krna misi nya berhasil mohon diri. sebelum pergi, ia kembali menghasut ruqaiya sekali lg. akhirnya maham meletakkan gelas di meja lalu pergi. ruqaiya mengambil gelas yg di letakkan maham, ia memperhatikan dengan seksama sambil memikirkan kembali ucapan maham, ruqaiya kesal lalu melempar gelasnya ke lantai.
di kamarnya, jodha dan moti sedang melantunkan lagu pujian untuk Khrisna. Ruqaiya yg sedang marah masuk ke kamar Jodha dan menghentikan pemujaan Jodha. jodha kaget, ia berpaling menatap Ruqaiya yg bertanya :” apa kau ingin merebut kedudukan ku?”
jodha dan moti berpandangan. mereka lalu menyelesaikan pujanya