Setelah tinggal berdua, Adham berkata ia senang sharifudin dtng, mereka harus memutuskan siapa yang memimpin di agra dan siapa yang di delhi.. sharifudin menjawab tdak 1 pun dr mereka yang akan naik tahta sebab Jalal selamat. Adham marah, bgaimana mungkin Jalal bs selamat, pdhal mereka sudah menahan tabib dr gwallior..
sharifudin menjelaska, itulah kesalahan mereka. mengirim 2 pasukan, para prajurit mlh jd bertarung 1 sm lain. lgpula tanpa tabib pun Jalal akan tetap selamat, sebab sblum tabib dtang Jodha sudah terlebih dahulu membuatkan obat yang berhasil menyelamatkan Jalal. Adham marah mendengarnya, ia tidak ma uterus tunduk pd Jalal, ia akan memberontak. namun di cegah oleh sharifudin, ia menyuruh Adham menunggu, semakin dekat mereka dngan raja, smakin besar kesempatan untuk membunuh Jalal.


Jodha sedang duduk di depan cermin, moti dtng dan bertanya apakah Jodha membutuhkan sesuatu? Jodha menjawab tidak. Ruqaiya datang dan menyindir Jodha “ ia sudah mendapat bnyak pujian krna menyelamatkan nyawa raja, aku yakin ia tidak butuh apapun lg. benar kan Ratu Jodha?” Jodha berdiri dan bertanya mengapa Ruqaiya dtng k kamarnya? Ruqaiya mengingatkan bhwa Jodha pernah memasuki kamarnya tanpa izin, namun sbgai Ratu kepala, Ruqaiya tdk memerlukan izin untuk memasuki semua ruangan yang ad di istana. Ruqaiya melihat pipi Jodha “aku yakin bekas tamparanku msh ada di pipi mu?” Jodha menjawab :”jk kau blum puas, kau boleh menamparku lg” Ruqaiya tertawa, hr ini ia sangat bhagia krna raja sudah tdk dlm bahaya, Ruqaiya menunjuk wadah obat dan bertanya apakah itu obat yang menyelamatkan raja? Jodha mengangguk.


Ruqaiya lalu mengambilnya dan mengoleskan di pipi Jodha. Jodha terkejut, Ruqaiya lalu berkata “ kaulah yang mengajarkanku, siapa yang membuat luka dialah pula yang harus menyembuhkan. benar bukan? “Ruqaiya memperringatkan Jodha “ hanya krna aku mengoleskan obat ini di pipimu, jangan kau berrfikir jk kau tdak pantas mendapat tamparan itu”
resham memijat Maham, ia membujuk Maham Anga agar memberitahunya apa yang saat ini Maham pikirkan, Maham berkata “ resham, aku hanya berfikir kalau Ratu Jodha telah membuat kesalahan yang besar. dia telah membahayakan nyawa kaisar, namun ia berhasil lolos dr hukuman dengan mudah. dia hanya buatkan obatnya, dan tidak ad lgi yang menyalahkannya”
Maham menunjuk resham “resham, katakana yang sejujurnya padaku, apakah kau mau melihat Ratu Jodha menjadi mariam uz-zamani?”
resham segera menjawab ”tidak!! bahkan tidak dalam mimpi terburukkku. Ratu hindu tidak akan pernah menjadi mariam uz-zamani “
Maham menerangkan :”ini bkan mengenai agama, ini mengenai perubahan peraturan lama. kalau apa yang aku ramalkan ternyata menjadi kenyataan, maka akan terjadi bnyak perubahan dlm kerajaan kita”
resham bertanya bgaimana cr mencegahnya? Maham menjawab, orang yang bs mencegah kebodohan ini tidak mau mencegahnya, Ruqaiya akan kesal jk terjadi perubahan namun ia tidak mau mencegahnya.
“resham, sejak Jalal kembali dr Ajmerr Sharif, aku bisa merasakan ada yang berubah dr dia. keadaan sepertinya tidak memihak kepada kita” resham menganjurkan agar mereka membicarakan nya dengan Ruqaiya, namun, menurut Maham Ruqaiya tdak akan bs mencegah perubahan yang sedang terjadi antara Jodha dan Jalal, yang Ruqaiya pikirkan hanyalah menjadi Ratu kepala. “namun, akku bs melihat dngan keempat ,mataku bhwa keadaan tidak akan sama lgi” resham bertanya “kau bilang empat mata?” Maham membenarkan, Tuhan telah memberinya 2 mata, tp ia punya 2 mata yang lain di dalam kepalakku , Maham menunjuk kepala nya.
Raja Bharmal datang ke agra, Athgah khan yang menyambut. moti melihat kedatangan Bharmal, ia memberitahu Jodha. moti berkata mungkin Bharmal dtng setelah mendengar insiden d hutan, Jodha menjawab itu tdak mungkin sebab butuh waktu untuk menyampaikan pesan k amer, jdi itu berarti Bharmal dtng krna masalah lain.


Athgah mengantar bharml menemui Jalal, Maham membangunkan Jalal yang sedang istirahat, memberitahukan kedatangan Bharmal. Jalal menyuruh Bharmal duduk. Bharmal menanyakan keadaan Jalal. Jalal menjawab ia sudah baikan, hanya lukanya memang butuh waktu untuk sembuh. Bharmal berkata ia tidak tahu bgaimana cr ny berterimakasih kepada Jalal krna telah mencarikan Sukanya calon suami, ia datang untuk berterimakasih, namun setelah mengetahui keadaan Jalal, ia bingung bgaimana mengungkapkan perasaan bhagianya. Maham bertanya ada masalah apa? Bharmal menjelaskan tentang pertunangan Sukanya. yang terwujud berrkat bntuan Jalal. Jodha datang dan menguping, ia kaget mendengar pertunangan sukanya.
Bharmal mengundang Jalal ke amer, sebab dlam tradisi rajput, kakak dan kakak ipar harus dtng ke perrnikahan sang adik, itu akan membawa keberuntungan bgi mempelai. Bharmal jg ingin mengundang semua kerabat dekat Jalal ke pernikahan sukanya.
Jodha yang masih menguping berbicara dlm hati “raja menemukan calon suami untuk Sukanya? bgaimana itu bs terjadi?“